Rokok Perlambat Pertumbuhan Anak

JAKARTA– Slogan rokok sangat berbahaya bagi kesehatan telah terbukti secara ilmiah. Berbagai risiko dapat dialami semua orang tanpa pandang usia, terutama anak-anak.

Berdasarkan fakta-fakta ilmiah, Amerika Serikat sejak tahun 1986 menyimpulkan, asap rokok yang dihasilkan langsung dari pembakaran rokok maupun hembusan perokok dapat memperlambat pertumbuhan dan fungsi paru pada masa kanak-kanak, disamping meningkatkan risiko penyakit saluran pernafasan.

Dr. Widyastuti Soerojo. MSC, anggota Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) membenarkan bahaya merokok pada usia dini.

“Resiko penyakit saluran pernafasan lebih tinggi pada anak perokok. Frekunsinya akan lebih tinggi lagi jika kedua oarng tuanya perokok,” kata Dr. Widyastuti mengutip survey bertajuk “The Health Concequences of Involuntary Exposure to Tobacco Smoke” pada workshop tentang rokok di Jakarta, Rabu (10/9).

Asap rokok terdiri dari asap utama, yaitu asap yang keluar dari rokok atau produk tambakau lainnya yang terbakar dan mengandung 25% kadar bahan berbahaya. Selain itu, ada asap sampingan yang keluar dari hembusan perokok dan mengandung 75% kadar bahan berbahaya.

Pada kesempatan yang sama Dr. Wudyastuti juga memaparkan, hasil studi yang dilakukan oleh Samet JM dan Tager IB mengenai indentifikasi asap rokok sebagai racun yang beredar di udara.

Studi tersebut menunjukan paparan asap rokok orang lain (arol) memperburuk asma yang sudah ada sebelumnya dan menyebabkan gejala asma kasus baru pada anak-anak dan orang dewasa.

Penelitian lain yang dilakukan California Environmental Protection Agency mengenai konsekuensi kesehatan asap rokok menemukan, asap rokok dapat mengakibatkan penyakit telinga bagian tengah, yaitu penyakit yang biasa diderita pada masa kanak-kanak. Apabila tidak diobati akan menyebabkan tuli.

Tunggu apa lagi, segera matikan rokok di tangan Anda dan buang jauh-jauh pikiran untuk kembali merokok. (cr1/ri)

Foto: corbis.com

Sumber : Republika Online


Kenikir, Poh-pohan dan Kemangi Mengandung Antioksidan

Jakarta – Makan pecel ayam ditemani kemangi dan poh-pohan tentu sedaaaap. Apalagi lalapan itu ternyata juga mengandung antioksidan alami yang berkhasiat menjaga kesehatan badan.

Peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menemukan senyawa antioksidan alami dalam sebelas macam sayuran. Kesebelas sayuran tersebut adalah  kenikir (Cosmos caudatus), beluntas (Pluchea indica), mangkokan (Nothopanax scutellarium), kecombrang (Nicolaia speciosa Horan), kemangi (Ocimum sanctum).

Katuk (Sauropus androgynus), kedondong cina (Polyscias pinnata), antaman (Centella asiatica), poh-pohan (Pilea trinervia), daun gingseng (Talinum paniculatum), dan krokot (Portulaca oleracea).

Senyawa antioksidan alami  berupa  senyawa fenolik (tokoferol, flavonoid, asam fenolat), senyawa nitrogen (alkaloid, turunan klorofil, asam amino, dan amina), atau karotenoid seperti asam askorbat.

Penelitian tersebut dilakukan oleh  Dr. Nuri Andarwulan, Ratna Batari, Diny Agustini Sandrasari dan Prof. Hanny Wijaya.  Demikian rilis IPB pada detikcom, Kamis (18/9/2008).

Hasil penelitian menunjukkan nilai total flavonoid sayur-sayuran indigenous sangat bervariasi. “Seluruh sampel sayuran indegenous mengandung  komponen quercetin,” kata Peneliti Sout East Asian Food and Agriculture Science Technology (SEAFAST) IPB, Dr. Nuri Andarwulan

Sayuran indegenous yang mempunyai flavonoid tertinggi berturut-turut ialah katuk (831,70 miligram per 100 gram), kenikir (420,85 miligram per 100 gram) dan kedondong cina (358,17 miligram per 100 gram). Sedangkan krokot mempunyai total flavonoid terkecil yaitu 4,05 miligram per 100 gram.

Komponen flavonoid pada daun katuk yang paling dominan adalah kaempferol sebesar 805,48 miligram per 100 gram. Meskipun daun katuk merupakan sayuran dengan nilai total flavonoid tertinggi dibandingkan sayuran indigenous lainnya, kandungan total fenol tertingi justru dimiliki kenikir (1225,88 miligram per 100 gram), diikuti beluntas 1030,03 miligram per 100 gram dan mangkokan 669,30 miligram per 100 gram.

“Nilai total fenol sayur-sayuran indigenous rata-rata jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai total flavonoid-nya. Hal ini menunjukkan di dalam sayur-sayuran tersebut terkandung senyawa fenol lain yang bukan berasal dari flavonol maupun flavone,” kata Dr. Nuri

Peneliti Tufts University Boston Amerika Serikat, Bradley Bolling, PD mengatakan antoksidan  mengurangi akumulasi produk radikal bebas,  menetralisir racun, mencegah inflamasi dan  melindungi penyakit genetik.

“Masalah yang sering dijumpai dalam penelitian antioksidan yaitu referensi biasanya kapasitas oksidasi sebagai mekanisme aksi para botani,  sangat banyak produk para botani, kekurangvalidan ukuran kapasitas antioksidan pada  klinik, kelemahan standar penggunaan ukuran kapasitas antioksidan dan kelemahan data nilai antioksidan pada para botani,” bebernya.(nrl/iy)

Sumber : Nurul Hidayati – detikNews


Pria Tertua di Dunia Genap Berumur 113 Tahun

Tokyo – Pria tertua di dunia hari ini genap berusia 113 tahun. Pria Jepang itu merayakan ulang tahunnya di rumahnya di Kota Miyakonojo, Jepang selatan.
Kepada para wartawan, Tomoji Tanabe bercerita tentang kehidupannya yang bahagia dan nafsu makannya yang kuat.
“Saya bahagia,” kata Tanabe seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (18/9/2008). “Saya sehat. Saya banyak makan,” tutur mantan pegawai negeri itu.
Dalam perayaan itu, walikota setempat menyampaikan karangan bunga dan sebuah cangkir besar bertuliskan namanya dan tanggal lahirnya.
Tanabe dinyatakan oleh Guinness Book of World Records sebagai pria tertua di dunia yang masih hidup. Tanabe yakin kunci panjang umurnya adalah karena tidak minum alkohol. Makanan Tanabe sebagian besar adalah sayur-mayur. Dia terbiasa minum susu tiap hari.
Pria itu tinggal bersama putranya. Tanabe hingga kini tidak mengidap penyakit besar. Namun dia kini hanya menulis diary-nya sekali atau dua kali sebulan. Padahal sebelumnya, Tanabe biasa mengisi diary-nya setiap hari.
“Makanan favorit dia udang goreng. Tapi kami dengar dia telah mengurangi makanan berminyak,” kata seorang pejabat di kota asal Tanabe, Miyakonojo,sekitar 900 km barat daya Tokyo.
“Dia bilang dia ingin hidup 10 tahun lagi,” tutur pejabat tersebut.
Warga Jepang termasuk di antara orang-orang yang paling lama hidupnya di dunia. Menurut laporan pemerintah pekan lalu, jumlah warga Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih mencapai 36.276 orang.(ita/nrl)

Sumber : Rita Uli Hutapea – detikNews


Sarah Carmen “wanita yang mampu orgasme sebanyak 200x setiap hari”

Nama wanita ini, Sarah Carmen berumur 24 tahun tinggal di UK. Merupakan wanita yang luar biasa karena dapat dengan mudah mendapat rangsangan dari hampir semua hal sehingga mampu orgasme sebanyak 200x dalam sehari. Bayangkan!
Kondisi ini disebut Sexual Arousal Syndrome (PSAS) yang menyebabkan meningkatnya aliran darah ke organ kelamin. Sarah mengatakan sesekali dia melakukan banyak hubungan sex untuk sekedar menenangkan dirinya dan bagi pihak pria tampaknya tidak perlu bersusah payah karena Sarah dapat mencapai klimaks dengan mudahnya.

Sumber : http://misdianto.multiply.com/


Natalie Cooper “gadis yang hanya makan permen tic tac”


Namanya Natalie Cooper, berumur 17 tahun. gadis remaja yang memiliki penyakit misterius yang membuatnya sakit setiap kali makan sesuatu. hampir semua makanan kecuali satu, yaitu permen tic tac!

Dokter tidak dapat menjelaskan, jadi hanya tic tac yang dia makan, selebihnya untuk mendapatkan gizi Natalie mendapatkannya dari makanan dalam tabung (infus).

Sumber : http://misdianto.multiply.com/


Rhett Lamb “Anak yang tidak tidur: terjaga selama 24 jam selama setahun”

Rhett Lamb terlihat seperti anak berumur 3 tahun kebanyakan, tetapi ada satu hal yang membuatnya benar-benar berbeda dengan anak sebayanya, yaitu kondisi dimana dia mampu tidak tidur meski hanya sekejap saja.
Rhett terjaga hampir 24 jam penuh selama setahun! membuat orang tua dan dokternya berjaga bergantian untuk mengamati Rhett untuk menemukan solusi. Akhirnya dokter mendiagnosa Rhett mengalami kondisi yang disebut Chiari Malformation.
Otak Rhett secara harafiah terdesak oleh kolom tulang belakang, Sehingga mengacaukan sistem kerja otak, padahal otak mempunyai fungsi vital untuk mengantur rasa ngantuk, berbicara, emosi, sistem sirkulasi tubuh, bahkan mengatur pernafasan.

Sumber : http://misdianto.multiply.com/


AJ “wanita yang tidak dapat lupa”

Merupakan kemampuan dari wanita bernama AJ (nama asli dirahasiakan untuk menjaga privasi), berumur 40 tahun. McGaugh dan beberapa peneliti dari UCI Researchers telah mempelajari kemampuan luar biasa dari wanita ini. kemampuan untuk menyimpan secara terus menerus dan otomatis pengalaman pribadi dan kejadian umum yang dialami oleh AJ. Jika kita menanyakan hal secara acak peristiwa yang terjadi selama 25 tahun belakangan, AJ dapat menjelaskannya secara detail apa yang terjadi pada waktu itu, hari apa, dan bagaimana cuaca pada hari itu.

Sumber : http://misdianto.multiply.com/